Archive for September, 2006

kode etik IEEE

Monday, September 18th, 2006

KODE ETIK IEEE

Kami, anggota IEEE, dalam pengenalan akan pentingnya teknologi kami dalam mempengaruhi kualitas kehidupan di seluruh dunia dan dalam penerimaan kewajiban kami pada profesi kami, anggota-anggotanya dan masyarakat yang kami layani, dengan ini kami menyatakan diri terikat pada perilaku etis dan profesional tertinggi dan setuju:

  1. menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka faktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan;
  2. menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dam membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul;
  3. akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia;
  4. menolak sogokan dalam segala bentuknya;
  5. mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya;
  6. menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami;
  7. mencari, menerima, dan menawarkan kritik, pekerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain;
  8. memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan;
  9. berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat;
  10. membantu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.

it’s my blog

Monday, September 11th, 2006

Assalamualaikum wr. wb.

Sebenarnya sekarang ini lagi nggak punya ide buat nulis blog, tapi kemarin dapat peringatan lewat email dari Pak Budi, jadinya sekarang harus berpikir untuk buat ini.

Nulis blog kali ini, aku jadi bingung, abisnya harus diisi pake bahasa yang gimana,,?? biar bisa dimengerti Pak Budi, soalnya biasanya pake campuran bahasa jawa-indonesia dan bahasanya kacau abis. Yang ini uda sangat amat mending. Semoga masih bisa ditoleransi sama Pak Budi,, hehe,, ya kan Pak??

Awal kuliah ini, kayaknya kalau diliat jadwal mata kuliahnya Cuma sedikit pelajarannya,, tapi ternyata pengertian sks-nya kayak gitu. Di situ ditulis kalau kita juga emang harus belajar mandiri 1 jam per-sks. Bnar2 ga seperti sekolah dulu,,yang harus nunggu guru jelaskan pelajaran,,terus baru deh membahas lesson itu.

Kalau bicara mata kuliah Konsep Teknologi,, ya untunglah suasana kelasnya menyenangkan soalnya Pak Budi sendiri juga orangnya cukup menyenangkan dan ga membuat bosan juga. Terus, dari Beliau juga kita tahu kalau STEI itu yang pertama akan mendapatkan akreditasi ABET. Wah, bangga juga deh!! Meskipun kita masih nggak tahu bakalan gimana tesnya nanti.

Itu juga yang mbuat saya jadi tidak begitu ingin lolos di program beasiswa yang saya ikutin. Soalnya, kalau beasiswa ke jepang “monbukagakusho” itu diambil,,kita harus ngulang lagi belajar untuk program undergraduate(S-1) dari awal. Belum lagi harus ditambah belajar bahasa jepang di awal sebelum kuliah selama setahun. Kalau dipikir-pikir,,kita kan jadi nggak lulus-lulus. Dan, kalau yang ini tidak lolos, kita masih bisa ikut program monbukagakusho yang S-2,, (seperti yang Pak Budi bilang bahwa kalau S-2 tu yang bagus di luar negeri soalnya fasilitas buat research-nya lebuh baik). Yah, sekarang Cuma bisa pasrah nunggu pengumuman beasiswa itu bulan januari 2007 nanti.

Btw, jadi ingin ngomongin kota bandung niy,,. Kota Bandung itu,, kalau dibandingkan dengan kota asalku itu jauh juga bedanya. Tapi, beda yang di sini tuh tentang kebersihannya. Beberapa waktu lalu, saya sempat pulang ke Malang buat ngambil beberapa dokumen di SMAN 3 Malang dan saya bisa bandingin dengan begitu jelasnya kalau kota saya itu yaa,,, so much better masalah kebersihannya. Yaa,, gimana ya,, emang kota Malang itu uda beberapa kali dapat piala Adipura (hehe,,^_^). Padahal Malang itu sama dinginnya dengan Bandung, tapi kalau menurutku lebih nyaman di Malang,,. Semoga itu bukan tanda-tanda homesick…. Selain itu, pengaturan transportasinya juga lebih baik di Malang. Memang Bandung juga bagus, tapi hanya di jalan-jalan raya yang besar saja yang bagus. Jalan yang agak kecil misalnya jalan Cisitu Lama (tempat kos-q), sangat kacau lalu lintasnya. Padahal jalan itu dilalui angkot dan lumayan ramai dilewati mobil. Tapi, jalan itu kurang ada perhatian. Buktinya begini, banyak mobil yang parkir lama di pinggir jalan – jalan itu kecil, jadi kendaraan yang parkir itu pasti mengganggu jalan kendaraan yang lewat -. Tidak ada aturan tentang gimana parkir di situ. Kalaupun parkir di situ tidak bisa dihindari, kenapa tidak dibuat aturan untuk pengalihan jalur supaya jalur di daerah situ tidak macet di jam-jam sibuk. Terlebih lagi, daerah cisitu lama itu dekat dengan kantor polisi Coblong. Seharusnya harus ada usaha ekstra dari Polantas Coblong untuk mengatasi kemacetan di situ,,. Yah, memang itu kayaknya menjadi pertanyaan banyak orang yang baru menempati daerah Cisitu Lama kayak aq….

Oh,ya ,,kenapa ya,, aq nggak bisa buka FS-ku sendiri dengan profil yang uda ku-modified,,?? Tapi, kalau buka FS yang ini pake FS-ku yang lain,,bisa terlihat profil yang bagusnya,,. Terus, kayaknya ada suatu masalah sama blog-nya,, haduw,,kenapa yaa,,? Nanti kucoba otak-atik lagi deh,,.

Wassalamualaikum wr. wb